Kita pernah begitu dekat,
berjalan beriringan dan merapatkan genggaman tangan kita.
Layaknya bunga yg sedang bermekaran dan di hinggapi sang kumbang.
Kita seakan tak dapat di pisahkan.
Sebesar apapun badai menerpa,
tak sejengkal pun kaki ini melangkah pergi.
Aku tetap di sini,
menggenggam erat jemari tanganmu.
Namun takdir berkata lain.
Kamu tak benar-benar menjaga eratnya pegangan tangan kita.
Kamu mudah goyah,
hingga tangan kita terlepas dari genggaman dan akhirnya kita berpisah.
Kepergianmu bukan tanpa sebab.
Namun ku biarkan kamu pergi membawa pahit manisnya kisah yg pernah kita jalani bersama.
Karena kamu tlah memilih jalanmu.
Kelak,
aku tak kan melupakan rangkaian cerita cinta kita.
Akan ku simpan semua ini dalam lubuk hatiku terdalam.
Terkadang apa yg kita inginkan tidak bisa kita dapatkan, tapi Tuhan selalu tau apa yg kita butuhkan. Positif thinking aja, insya Allah semua akan menjadi mudah karena rencana Tuhan itu pasti yg terbaik...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog Subscription
Search this blog
Kalender
Mengenai Saya
- Rina Andriana
- Malang, Jawa Timur, Indonesia
- Aku Rina Andriana. Sangat menyukai puisi, syair dan sejenisnya. Aku menulis sebelum akhirnya aku lupa. Sungguh menyenangkan mengekspresikan isi hati dlm sebuah tulisan.
Labels
- #cinta (12)
- #Kehidupan (1)
- Kesedihanku (6)
- Puisi (18)
- Puisi Islami (1)
- Sajak Untukmu (2)
- Tentang Kamu (1)
- Tentang Kita (1)
Popular Posts
-
Seharusnya aku telah membuang jauh kenangan kita. Namun aku selalu gagal ketika melakukannya. Aku hanya akan menyakiti diriku sendiri bi...
-
Engkau yg sedang duduk di sana, wajahmu penuh dengan kebahagiaan. Senyumanmu tak henti terkembang dan tak sedikitpun ku melihat adanya k...
-
Mengenalmu adalah kebanggaan bagi diriku. Bersamamu adalah sesuatu yg sangat ku impikan. Aku mungkin bukan siapa-siapa bagimu. Tapi aku i...
-
Di kala pagi menjeratku dengan sebuah kenangan maka sesak yg mulai ku rasa Cerita cinta yg tak pernah usai mulai merangkum berbagai pert...
-
Kegalauan itu kini telah musnah. Kepahitan itu juga telah pupu seiring berlalunya dirimu dari hidupku. Hadirmu hanyalah menambah lu...
-
Kau pikir untuk apa aku bertahan? Ku coba kuatkan hati dari hasutan orang lain. Aku pura-pura tak mendengar apa kata mereka. Aku tak...
-
Aku tersudut dalam suatu kehampaan. Aku hampir tak mampu melihat. Bahkan bayanganmu sekalipun. Aku tak tau mengapa aku ...
-
Ada berbagai rasa yg kini sedang mengitari hati Mulai dari bahagia dan juga sedih Ada sedikit rasa rindu tenang masa lalu Di mana kala i...
-
Di penghujung resahku, kau tanam sebuah kebahagiaan. Di sela kepedihan lukaku, kau balut dengan senyuman. Bukankah kau tau bahwa wakt...
-
Ingin rasanya ku lalui hari ini bersamamu. Menghabiskan waktu hanya berdua denganmu dan mengenang kembali kisah yg pernah kita rangka...
Diberdayakan oleh Blogger.



0 komentar:
Posting Komentar
Jangan ragu untuk meninggalkan jejak di sini.. (^-^")